Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label novel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 April 2016

Novel Tentang Jodoh


Novel Tentang Jodoh

Pagi ini blog walking dan menemukan postingan ini nih. 

Terima kasih ya sudah membaca dan mengapresiasi serta membuat resensi atas novel Dian Nafi dan Endang SSN ini. Jazakillah khoir :) 

Teman-teman yang juga mau memiliki novel Lelaki, Kutunggu Lelakumu bisa juga beli via sms/wa 085701591957  


Judul: Lelaki, Kutunggu Lelakumu
Penulis: Dian Nafi dan Endang SSN
Penerbit: Hasfa Publishing
Tebal: 172  halaman
ISBN: 978-602-7693-04-3

“Cinta selalu punya makna lebih. Tidak pernah membosankan untuk dinikmati. Cinta dalam novel kali ini bernuansa lain: sudut pandang baru, humor segar, juga hati yang merana. Lihatlah bagaimana tokoh cerita ini, Mayana, beranggapan bahwa mungkinkah lelaki sesungguhnya menunggu wanita mendatangi mereka, sebab para lelaki terlalu apatis dalam memulai kisah cinta? (Sinta Yudisia, pegiat FLP, penulis, novelis)

Jika Anda setuju lelaki tidak sekedar bagian dari isi dunia atau pewarna setiap cerita cinta ... maka bacalah novel karya dua novelis wanita ini! Temukan inspirasi dan hikmah terdalam dari seorang lelaki dengan segala frasa indahnya! Bagus ... (Riyanto El-Harist, Penulis)”


Cover berlatar biru menarik perhatian. Mungkinkah kisah di dalamnya ikut mengharu biru?

Dibuka dengan prolog yang memikat, “Seorang lelaki yang baik diinginkan oleh banyak perempuan, tapi hanya menginginkan seorang perempuan” lalu pembahasan senyum Monalisa yang merupakan rahasia jiwa. Adalah Mayana, yang kembali dipusingkan dengan 2 lelaki pilihan yang pernah mengisi hidupnya di masa lalu. Mas Agung, seniornya ketika di kampus sekaligus teman sekantornya, tiba-tiba menawarinya untuk menjadi jodoh dari salah satu adiknya, Indra atau Arif.

Bila usianya masih belasan atau paling tidak kepala dua, tak masalah. Namun kini dia janda beranak dua, sedangkan kedua lelaki tersebut masih bujang. Walau mungkin Indra atau Arif, dan bahkan keluarga mereka tak mempermasalahkan, namun ... bagaimana dengan citra diri?

Lagipula, kedua lelaki tersebut belum menunjukkan tanda-tanda 'tertarik' padanya. Apakah mereka menunggu perempuan datang padanya? Ataukah menunggu seseorang membawakannya seorang perempuan? Haruskah perempuan yang 'maju' terlebih dahulu?

Tema yang diangkat dalam novel Lelaki, Kutunggu Lelakumu ialah tentang jodoh. Bagaimana jalan cerita hingga seorang perempuan berjodoh dengan lelaki, apakah dengan jalan bertemu sendiri atau dipertemukan. Dikemas dengan cuplikan quote-quote tentang cinta dan kehidupan, makin menambah hangatnya hati saat membaca lembar demi lembarannya.

Tokoh utamanya adalah Mayana, yang semasa sekolah dikenal sebagai gadis tomboy namun disuka banyak teman lelakinya. Termasuk dua bersaudara, Indra dan Arif. Sayangnya tidak ada satu pun dari keduanya yang berani menyatakan perasaannya hingga bertahun-tahun kemudian Mayanan dijodohkan dengan Fahmi dan menikah. Sayangnya Fahmi masih teringat dengan mantan kekasihnya dan tidak bisa menunjukkan rasa cintanya pada Mayana.

Mayana merasa lelaki-lelaki yang hadir di hidupnya ialah lelaki-lelaki pasif, apatis cinta. Ia sempat ragu akankah ia berhasil mendapatkan cinta sejatinya? Pun pada Indra dan Arif, masihkah mereka yakin akan keindahan cinta?

Setting dibuat di perkantoran, tempat di mana Mayana dan Mas Agung bekerja. Diceritakan bahwa keduanya lulusan arsitektur, tetapi tidak dijelaskan tentang profesi yang diemban. Mungkin arsitek, karena mengerjakan proyek dan survei lapangan. Lalu ada kisah tugas luarnya Mayana hingga bisa bertemu dengan Arif di Irak. Juga flashback ke masa sekolah, kedekatan dengan Arif-Indra bersaudara dan kisah pernikahan singkatnya dengan Fahmi.

Alur dibuat maju mundur. Kadang jarak antar alur tidak terlihat sehingga membuat bingung pembaca. Pun pada penulisan quote yang jaraknya terlalu dekat dengan paragraf selanjutnya. Perbaikan di kedua hal ini akan membuat novel semakin sempurna.

Jika ada pendapat bahwa romantisme semakin terasa dengan adanya puisi, maka novelLelaki, Kutunggu Lelakumu ialah pilihan yang tepat untuk segera dinikmati. Selain beberapa quote indah yang menyertai, adanya beberapa puisi menambah pikat novel duet ini.
lelaki
jangan kau mati di dalam janji
karena akan membuat wnita terluka
sengsara sampai menderita

lelaki
berjanjilah dengan hidupmu
untuk membuat wanita bahagia
jiwa, rasa dan raganya


sumber : http://semuaresensi.blogspot.co.id/2014/12/novel-lelaki-kutunggu-lelakumu.html
Selengkapnya...

Kamis, 12 Desember 2013

Lelaki Kutunggu Lelakumu

Judul: Lelaki, Kutunggu Lelakumu
Penulis: Dian Nafi dan Endang SSN
Penerbit: Hasfa Publishing
Terbitan: 1, 2012
Tebal: 172  halaman
ISBN: 978-602-7693-04-3

“Cinta selalu punya makna lebih. Tidak pernah membosankan untuk dinikmati. Cinta dalam novel kali ini bernuansa lain: sudut pandang baru, humor segar, juga hati yang merana. Lihatlah bagaimana tokoh cerita ini, Mayana, beranggapan bahwa mungkinkah lelaki sesungguhnya menunggu wanita mendatangi mereka, sebab para lelaki terlalu apatis dalam memulai kisah cinta? (Sinta Yudisia, pegiat FLP, penulis, novelis)

Jika Anda setuju lelaki tidak sekedar bagian dari isi dunia atau pewarna setiap cerita cinta ... maka bacalah novel karya dua novelis wanita ini! Temukan inspirasi dan hikmah terdalam dari seorang lelaki dengan segala frasa indahnya! Bagus ... (Riyanto El-Harist, Penulis)”


Cover berlatar biru menarik perhatian. Mungkinkah kisah di dalamnya ikut mengharu biru?

Dibuka dengan prolog yang memikat, “Seorang lelaki yang baik diinginkan oleh banyak perempuan, tapi hanya menginginkan seorang perempuan” lalu pembahasan senyum Monalisa yang merupakan rahasia jiwa. Adalah Mayana, yang kembali dipusingkan dengan 2 lelaki pilihan yang pernah mengisi hidupnya di masa lalu. Mas Agung, seniornya ketika di kampus sekaligus teman sekantornya, tiba-tiba menawarinya untuk menjadi jodoh dari salah satu adiknya, Indra atau Arif.

Bila usianya masih belasan atau paling tidak kepala dua, tak masalah. Namun kini dia janda beranak dua, sedangkan kedua lelaki tersebut masih bujang. Walau mungkin Indra atau Arif, dan bahkan keluarga mereka tak mempermasalahkan, namun ... bagaimana dengan citra diri?

Lagipula, kedua lelaki tersebut belum menunjukkan tanda-tanda 'tertarik' padanya. Apakah mereka menunggu perempuan datang padanya? Ataukah menunggu seseorang membawakannya seorang perempuan? Haruskah perempuan yang 'maju' terlebih dahulu?

Tema yang diangkat dalam novel Lelaki, Kutunggu Lelakumu ialah tentang jodoh. Bagaimana jalan cerita hingga seorang perempuan berjodoh dengan lelaki, apakah dengan jalan bertemu sendiri atau dipertemukan. Dikemas dengan cuplikan quote-quote tentang cinta dan kehidupan, makin menambah hangatnya hati saat membaca lembar demi lembarannya.

Tokoh utamanya adalah Mayana, yang semasa sekolah dikenal sebagai gadis tomboy namun disuka banyak teman lelakinya. Termasuk dua bersaudara, Indra dan Arif. Sayangnya tidak ada satu pun dari keduanya yang berani menyatakan perasaannya hingga bertahun-tahun kemudian Mayanan dijodohkan dengan Fahmi dan menikah. Sayangnya Fahmi masih teringat dengan mantan kekasihnya dan tidak bisa menunjukkan rasa cintanya pada Mayana.

Mayana merasa lelaki-lelaki yang hadir di hidupnya ialah lelaki-lelaki pasif, apatis cinta. Ia sempat ragu akankah ia berhasil mendapatkan cinta sejatinya? Pun pada Indra dan Arif, masihkah mereka yakin akan keindahan cinta?

Setting dibuat di perkantoran, tempat di mana Mayana dan Mas Agung bekerja. Diceritakan bahwa keduanya lulusan arsitektur, tetapi tidak dijelaskan tentang profesi yang diemban. Mungkin arsitek, karena mengerjakan proyek dan survei lapangan. Lalu ada kisah tugas luarnya Mayana hingga bisa bertemu dengan Arif di Irak. Juga flashback ke masa sekolah, kedekatan dengan Arif-Indra bersaudara dan kisah pernikahan singkatnya dengan Fahmi.

Alur dibuat maju mundur. Kadang jarak antar alur tidak terlihat sehingga membuat bingung pembaca. Pun pada penulisan quote yang jaraknya terlalu dekat dengan paragraf selanjutnya. Perbaikan di kedua hal ini akan membuat novel semakin sempurna.

Jika ada pendapat bahwa romantisme semakin terasa dengan adanya puisi, maka novel Lelaki, Kutunggu Lelakumu ialah pilihan yang tepat untuk segera dinikmati. Selain beberapa quote indah yang menyertai, adanya beberapa puisi menambah pikat novel duet ini.
lelaki
jangan kau mati di dalam janji
karena akan membuat wnita terluka
sengsara sampai menderita

lelaki
berjanjilah dengan hidupmu
untuk membuat wanita bahagia
jiwa, rasa dan raganya

Peresensi : Argalitha

Selengkapnya...

Sabtu, 14 Juli 2012

Behind The Scene LELAKI : Kutunggu Lelakumu

Besok dia akan menikah. Lelaki itu. Yang kisahnya menginspirasiku untuk menuangkannya dalam sebuah novel : LELAKI : Kutunggu Lelakumu. Besok dia akan menikah. Lelaki itu. Yang kisahnya menginspirasiku untuk menuangkannya dalam sebuah novel : LELAKI : Kutunggu Lelakumu. 

Untung saja dia menikah ( semoga besok semuanya sukses dan lancar tanpa aral melintang serta diberkahi) sebelum novel itu sampai ke toko buku Gramedia dll. (Insya Allah akhir Juli 2012 baru nangkring di rak Gramedia, semoga semuanya lancar dan dimudahkan)
Sehingga beban emosionalku sudah terangkat dengan mudah. Lelaki itu, yang kisahnya kutuliskan, akhirnya menemukan harinya. Akhirnya lelakunya yang ditunggu sekian banyak orang akan segera mewujud. Banyak perempuan menunggu lelakunya sampai usianya melewati kepala tiga. Dan aku tidak tahu kenapa, menjadi pengamat mereka, si lelaki dengan perempuan - perempuan di sekelilingnya. Aku sungguh gemas dengan sikap dingin lelaki ini dan beberapa lelaki lainnya yang punya sikap serupa. APATIS. Apa yang melatarbelakanginya, aku sungguh ingin tahu dan kucari tahu. Seorang penulis tidak saja seseorang yang bisa menyihir pembaca dengan tulisannya tetapi juga seorang intelejen yang jeli, andai saja kau tahu. 

Dengan hasil pengamatan, wawancara, testimoni dan kemudian sedikit imajinasiku serta kerja sama yang baik dengan partner duet menulisku, akhirnya taraaaa..... novel itu lahir. Menuliskan sesuatu yang mungkin belum ditulis orang lain. Karena pernah kubaca dari sebuah quote, jika kau tak temukan buku yang menuliskan apa yang kau ingin baca, maka tulislah olehmu. Jadi inilah persembahanku, untuk kehidupan, untuk cinta, untuk lelaki yang belum punya cukup keberanian, untuk perempuan yang menunggu lelaku lelaki. 
Juga untuk lelaki yang ragu – ragu mengungkap dan menyatakan cinta bahkan pada pasangan halalnya, entah apa alasannya. Wahai lelaki, perempuanmu menunggu lelakumu. 

Endorsement :

"Cinta selalu punya makna lebih. Tidak pernah membosankan untuk dinikmati. Cinta dalam novel kali ini bernuansa lain : sudut pandang baru, humor segar, juga hati yang merana. Lihatlah bagaimana tokoh cerita ini, Mayana, beranggapan bahwa mungkinkah lelaki sesungguhnya menunggu wanita mendatangi mereka, sebab para lelaki terlalu apatis dalam memulai kisah cinta?"
(Sinta Yudisia II - pegiat FLP, penulis, novelis)

"Jika anda setuju lelaki tidak sekedar bagian dari isi dunia atau pewarna setiap cerita cinta.... maka bacalah novel karya dua novelis wanita ini! temukan inspirasi dan hikmah terdalam dari seorang LELAKI dengan segala frasa indahnya ! bagus"
(Riyanto El-Harits, Novelis)


Judul : LELAKI : Kutunggu Lelakumu
Penulis: Dian Nafi dan Endang Ssn
Penerbit : Hasfa Publisher
Terbit : Juni 2012
ISBN : 978-602-7693-04-3
172 hal

HADIR DI GRAMEDIA dan toko buku lainnya (insya Allah akhir Juli 2012)
bisa dibeli online. silakan inbox aku atau sms 081914032201

Selengkapnya...

Rabu, 20 Juni 2012

novel LELAKI : Kutunggu Lelakumu

Endorsement :
"Cinta selalu punya makna lebih. Tidak pernah membosankan untuk
dinikmati. Cinta dalam novel kali ini bernuansa lain : sudut pandang

baru, humor segar, juga hati yang merana. Lihatlah bagaimana tokoh cerita ini, Mayana, beranggapan bahwa mungkinkah lelaki sesungguhnya menunggu wanita mendatangi mereka, sebab para lelaki terlalu apatis dalam memulai kisah cinta?"
Sinta Yudisia - pegiat FLP, penulis, novelis

Judul : LELAKI : Kutunggu Lelakumu
Penulis: Dian Nafi dan Endang Ssn
Penerbit : Hasfa Publisher
Terbit : Juni 2012
ISBN : 978-602-7693-04-3
172 hal. Rp 30rb.
Dapatkan diskon 20% selama masa Pre Order s/d 30 Juni 2012.
silakan sms 081914032201 atau 085728275471 atau inbox fb Hasfa Publisher.

Selengkapnya...